imam opeck

widget

Selasa, 24 September 2013

WAYAH ESUK PEDUT ANGENDANU




rong puluh tahun kepungkur aku lan sliramu nate mlaku ana dalan kene
saklawase ora nate ketemu
saliramu lan saliraku wus beda ora kaya biyen nalika isih tak kanthi
gandaning wengi mau isih sumrebak ngebaki pedut wayah esuk

wus aja mbok tangisi lakon kang wus kapungkur
wus pirang wayah ketiga tak lakoni nganti rambut warna ireng lan putih
ing dalan iki rong puluh tahun kepungkur
ana cerita rinajut endah

dik, kala kala sliramu isih dadi impenku
pirsanana ana nduwur kae
ana teja manther ing sela-selaning gegodongan
lan lintang panjer wengi sing isih kari sakmenir gedhene

saiki aku lan sliramu linambaran rasa kangen
simpenen kangenmu ana impen 
 
Ojo putus asa lan ojo ngeluh karo keadan sing teko dino iki, opo wae sing kedadian di tompo nganggo ati sing sabar 

Rabu, 07 Agustus 2013

Senin, 29 Juli 2013

pembelajaran hidup



Saya Belajar,
Bahwa saya tidak bisa memaksa orang lain mencintaiku.
Saya harap bisa melakukan sesuatu yang mulia untuk orang yang saya cintai
Saya Belajar,
Bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan
Dan hanya beberapa menit saja untuk menghancurkannya
Saya Belajar,
Bahwa Sahabat terbaik bersama saya dapat melakukan,
Banyak hal dan kami selalu mempunyai waktu terbaik diantara yang baik..
Saya Belajar,
Bahwa seseorang yang sya kira orang yang biasa,
Justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidup saya kembali
Serta orang yang begitu perhatian padaku
Saya Belajar,
Bahwa Persahabatan sejati senantiasa bertumbuh
Walau dipisahkan oleh jarak yang jauh
Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati...
Saya Belajar,
Bahwa jika seseorang tidak memperlihatkan/menunjukan perhatiannya
Seperti yang saya inginkan, Bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya...
Saya Belajar,
Bahwa sebaik-baiknya pasangan itu, mereka pasti pernah melukai perasaan saya.
Dan untuk itu saya harus memaafkannya.
Saya Belajar,
Bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain.
Kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus..
Saya Belajar,
Bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya,
Tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang saya telah lakukan
Saya Belajar,
Bahwa dua manusia dapat memandang sebuah benda,
Tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda..
Saya Belajar,
Bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki,
Tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya....
Saya Belajar,
Bahwa tidak ada yang instant atau cepat didunia yang fana ini,
Serta butuh proses dan pertumbuhan kecuali saya ingin sakit hati...
Saya Belajar,
Bahwa saya harus memilih apakah sikap dan emosi,
Atau sikan dan emosi itu yang menguasai diri saya.
Saya Belajar,
Bahwa saya punya hak untuk marah, 
Tetapi bukan berarti saya harus benci dan berlaku jutek
Saya Belajar,
Bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat perpisahan dengan orang yang saya cinta ..
Saya Belajar,
Bahwa orang-orang yang saya kasihi justru sering diambil segera dari kehidupan saya..

Masa Lalu, Masa Kini dan Masa Depan

Waktu menggelincirkan dan mengikis kesadaran kita terus menerus.
Waktu memaksa kita merasa bahwa masa kini adalah nyata,
Sedangkan masa lalu dan masa depan adalah maya.

Manusia harus menerima pergolakan waktu
dari masa silam ke masa depan yang mengalir melalui masa sekarang.
Meskipun manusia mampu mempengaruhi masa depan,
Bisakah manusia berkata pasti sesuai dengan rencana
Sementara Rencana Allah lebih Hebat dan Agung dari manusia

Manusia tak punya kekuatan walau segaris untuk mengubah masa lalu,
Hanya orang-orang tidak mempunyai tanggung jawab
yang mengubah sejarah untuk dipaparkan demi kepentingan dirinya sendiri

Sabda Rasul saw. dengan bahasa yang sederhana namun menyimpan kaidah-kaidah yang sarat dengan renungan dan penuh nuansa filosofis tinggi ;
"Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka berbuat baiklah kepada tetangganya.
Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hormatilah tamunya.
Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka berkatalah kebajikan dan kebaikan,
Apabila tidak sanggup dan tak mampu lebih baik diam" 
ini hadist terkenal (HR. asy-Syaikhani)

Coba perhatikan hadist tersebut Beliau ini terjadi pengulangan perkataannya
"Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir"
Pernahkan kita bertanya kenapa keimanan kepada Rasul, kepada Malaikat, kepada Al-Quran, dan kepada Qada dan Qadar tak disebutkannya?
Kenapa hanya keimanan kepada Allah dan Hari Akhir saja yang disebutkannya?
Hadist ini sanggup untuk menjawab bagaimana menyikapi waktu yang benar.


Allah adalah Zat Yang Abadi,
Yang tak terikat waktu (dahr)
Allah ada sebelum kata ada.
Di sini Allah menunjukkan masa lampau yang berada di luar imaji manusia,
sebagai awal dari segala yang ada,
berada dalam Waktu Mutlak.

Hari Akhir adalah masa nanti yang nantinya di luar pengetahuan manusia.
Hari Akhir adalah masa depan yang hanya Allah yang tahu.
"Mereka bertanya tentang kiamat, kapan terjadinya? Katakanlah, sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu ada di sisi Tuhanku. Tidak seorang pun yang mengetahui kedatangannya selain Dia. Ia (Kiamat) menjadi beban di langit dan di bumi. Tidaklah kiamat itu datang melainkan secara tiba-tiba (QS. al-A'raf ;187)."


Dengan dua keimanan ini,
Rasul saw bermaksud mengajarkan kita kearifan tentang waktu.
Rasul saw. bermaksud mengatakan bahwa masa lampau sebagai awal dari segala yang ada dan telah ada adalah hak Tuhan,
sudah menjadi milik-Nya.
"Relakan yang terjadi,
takkan kembali,
Ia sudah milik-Nya, bukan milik kita lagi,"
demikian Iwan Fals dalam syair lagu "Hadapi Saja"
Pun masa depan sebagai akhir dari segala yang ada dan yang mesti ada berada dalam ketetapan Tuhan, dalam rencana-Nya.

Yang tersisa sekarang adalah masa sekarang.
Apa yang dimaksud "Masa Sekarang?
Apa yang disebut "Sekarang?
"Sekarang"
Sebenarnya hanya berlaku sepersekian detik, sepersekian sekon, sepersekian dari sekon
Bahkan menjadi tidak ada sama sekali.

Akal manusia kebingungan menentukan apa yang dimaksud "sekarang".
Tak ada jalan keluar yang bisa diberikan akal kecuali din untuk meraih Islam.
Yang diajarkan Nabi saw. untuk mengisi masa sekarang/masa kini dalam hadits di atas adalah mengisi "masa kini" dengan berbuat baik kepada tetangga, menghormati tamu, berkata benar, dan kalau tidak sanggup maka diam saja.

Makna dari ketiga amal saleh diatas menjadi panjang apabila pribadi mengartikan tetangga dan tamu tidak hanya sebatas tetangga kampung, tetapi tetangga dan tamu antarnegara Asia, negara dunia, bahkan kalau ada antarrealitas.

Satu lagi, berkata benar. Inilah tugas terberat buat kita, di dalam hadits ini Rasulullah saw. berkata dengan menggunakan Khair. Semua bencana yang ada di dunia ini adalah hasil dari fatwa-fatwa atau coletah-coletah yang telah membunuh fitrah manusia. "Salamah al-insan bihifzhi al-lisan. Selamatnya manusia adalah dengan menjaga lisan," sabdanya.
Oleh karena itu, kaum Muslimin walmuslimat harus mampu untuk yadu'ila al-Khoir.

Dari pemahamanku,
berarti kita mengerti bahwa kita tak memerlukan sejarah,
kita tak butuh masa lalu sebab itu telah berlalu,
yang hanya bisa kita serahkan kepada Allah,
yang hanya dijadikan pembelajaran bagi hidupnya
dan tak ada yang gagal dalam takdir-Nya.
Tapi, kita harus melewati sejarah dengan kreativitas dan inovatif
menjemput masa depan dengan penuh semangat,
secara sederhana,
menuju yang lebih baik.

Kita harus mengerti masa sekarang,
memenuhinya dengan kerja penuh cinta.
Sebab, apa artinya menyusun masa depan yang sepenuhnya berada di tangan-Nya sementara kita tak punya masa sekarang.
Oleh karena itu, filsafat sebenarnya adalah tabiat dari waktu.
Sekali lagi, tabiat dari waktu untuk terus berkarya, berakhlak dengan akhlaknya

Orang bijak berkata :
"Karya Manusia harus menjadi karya Tuhan
Saya harus memulai pada jiwaku sendiri
dan tidak boleh berakhir pada jiwaku sendiri"

Kamis, 06 Juni 2013

ªϑª yang berminat

URGENTLY REQUIRED

--Hallway to your glorious career--

We are looking for people who
are dedicated, well experienced, dynamic, and capable individuals for position :

WAITRESS (2)
Qualification :
- Age must be below 25 years old
- Applicants should be a diploma holder or equivalent (at least an
SMA/SMK graduate)
- Must be computer literate
- Fluent in English both oral and written
- Active, energetic, enthusiastic, positive individual & self motivated
- Should be flexible, can work longer hours
- With pleasing personality/ Clean looking
- Having good communication and interpersonal skills
- Service oriented
- Active, energetic, enthusiastic, positive individual & self motivated
- Should be flexible, can work longer hours
- With pleasing personality/ Clean looking
- Having good communication and interpersonal skills
- Service oriented

Send your comprehensive resume and CV to:
*Jambuluwuk MALIOBORO boutique Hotel Yogyakarta*
Email : maulana.iqsan@jambuluwuk.co.id
Sent from BlackBerry® on 3

Selasa, 07 Mei 2013

Bebas

Apa se yang di ingin kn seorg remaja saat ini??

Y itu bebas donk"
Nama na jg remaja, smua ap yg d lakuin itu menurut na benar" wlaupun itu salah""

Saat2 remaja " aku jg ngrsaain, itu"
Dmna emosi tag menentu"
Tidak mau d atur
Smau na ndri"
Kluar mlem.
Gk karuan dech"

Tp klau gk gitu" gk bs ngrasiin nakal na remja"

Wlaupun dlu gitu se" tp kn tau btes2 na ap yg bleh ap yg gk"
Tp skrg se udh ngrsaain beda"

Udh kpikir mau jd ap aku kelak"

Ap? Jd org skses"
Ap jd org biasa2 sja"

Skrg mah tergntung diri sndri"

Ne ush udh mkin tua"
Udh mles rasa na maen2 donk"

Mau se" kerja yg mapan trus nikah dech" ahahhaha

Ap lgi yg mau dicri klau bkn itu""

Smua tergntung diri sndiri se""

Iseng" #galau" hahaha
Sent from BlackBerry® on 3